Tuesday, 4 April 2017

JENIS JAMUR TIRAM


Jamur tiram memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan warna tudungnya, dan masing masing memiliki karakteristik yang berbeda beda, jenis jamur tiram diantaranya jamur tiram puti, jamur tiram merah, jamur tiram abu-abu dan jamur tiram coklat.
Jamur tiram putih
Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) atau white mushroom juga dikenal dengan istilah jamur shimeji (jepang). Sesuai dengan namanya jamur ini memiliki tudung berwarna putih, diameter tudung  bisa mencapai antara 3-8 cm, kulit tudungnya tipis, ada yang yang rata dan ada yang bergelombang, serta memiliki cabang dalam satu rumpun, besar kecilnya ukuran dalam satu rumpun tidaklah sama, ada yang kecil, ada juga yang besar/ lebar, dari beberapa jenis jamur tiram lain, jamur tiram putih lebih popular dibudidayakan di Indonesia. Serta paling banyak dijual dipasaran, baik pasar swalayan maupun pasar tradisional.
Dalam mikologi penggolongan jamur tiram putih adalah sebagai berikut.
Devisi      : Amastigomycota
Klas         : Basidiomicetes
Subklas    : Homobasidiomycetidae
Ordo        : Agaricales
Suku        :Agaricaceae
Marga      : Pleurotus
Spesies    : Pleurotus oetreatus

Jamur tiram merah
Hasil gambar untuk jamur tiram merah

Jamur tiram merah (pleurotus flabellatus) dijepang dijuluki sebagai sakura shimeji. Tudung tebal dan jumlah cabangnya sedikit dalam satu rumpun
Diameter tudungnya antara 5 sampai 10 cm. Mikologi penggolongan jamur tiram merah sama dengan jamur tiram putih. Perbedaanya hanya terletak pada spesies, yaitu Flabellatus. Jamur tiram merah menduduki nomor dua setelah jamur tiram putih, maka dari itu jamur tiram ini jarang dijumpai di pasaran.

Jamur tiram abu-abu
Hasil gambar untuk jamur tiram abu abu

Jamur tiram abu-abu (Pleurotus sayor caju) warna tudung abu-abu (shimeji grey) dengan diameter tudung 4 sampai 12 cm, jumlah cabang nya sedikit, jamur seperti ini sangat sedikit yang membudidayakanya

Jamur tiram coklat
Hasil gambar untuk jamur abalone
(sumber dari internet)
Jamur tiram coklat (pleurotus cystidiosus) dikenal dengan nama jamur jamur abalone. Tudung nya tebal, memiliki diameter antara 4 sampai 10 cm.

Monday, 19 December 2016

BIOLOGI JAMUR

jamur edible yang telah dikenal diantaranya adalah jamur tiram, merupakan salah satu jenis jamur yang organismenya tidak berklorofil, maka jamur dikelompokan sebagai organisme heterostrof. jamur dapat bersifat saprofit ataupun bersifat parasit. jamur dapat bersifat sapprofit jika zat yang diambil tidak diperlukan lagi oleh pemiliknya, sementara itu sifat parasit jika zat yang diambil jamur pada organisme yang masih hidup.

seperti halnya organisme lain misalnya bakteri, ganggang, dan golongan tumbuhan, maka jamur ada yang berguna dan ada pula yang tidak berguna bahkan merugikan bagi manusia, salah satunya adalah jenis jamur Amanita. jamur ini disinyalir memiliki racun. jamur yang layak dikonsumsi umumnyaberasal dari kelas basidiomycetes, misalnya jamur merang, jamur kuping, jamur shiitake, jamur kancing (champignon), dan jamur tiram.

tubuh jamur terdiri atas filamen atau benang yang bercabang cabang yang disebut hifa. benang benang tersebut dapat bekumpul dalam gumpalan atau suatu masa yang disebut miselium. 
hifa mengandung nukleus dan sitoplasma, dapat dipisah pisahkan dengan septum (dinding sekat) menjadi sel-sel atau segmen. jamur dapat tumbuh disetiap lingkungan yang menyediakan makanan,
suhu, nutrisi, kelembapan, Ph dan persediaan oksigen. selama pertumbuhanya miselium akan menggunakan atau memanfaatkan senyawa sederhana seperti bahan terlarut atau glukosa pada media, setelah senyawa sederhana tersebut habis, jamur akan memanfaatkan atau merombak senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana (sumarsih, 1992). glukosa merupakan sumber energi utama, dan unsur pembentuk protoplasma. sel jamur menggunakan nitrogen dalam beberapa bentuk, yaitu nitrogen atmosferik, nitrat, amonium, nitrogen organik. nitrogen berfungsi untuk membangun miselium pembentukan protein dan membangun enzim enzim yang disimpan dalam tubuhnya.

jamur tidak dapat menngunakan energi matahari seperti tumbuhan berklorofil untuk proses biologi, akan tetapi menghasilkan sejumlah enzim extra-seluler yang dapat mendegradasi senyawa kompleks yang dapat larut kemudian diserap oleh jamur untuk nutrisi. makanan diperoleh dengan bantuan enzim seperti protease, selulosa, amilase dan pektinase.
secara umum jamur hidup lebih baik pada Ph kurang dari 7.




Saturday, 17 December 2016

SKALA USAHA

supaya lebih jelas bagai mana memulai usaha jamur tiram, berikut ini akan disajikan alternatif model budi dayanya.

1. Membeli bibit siap tanam

budi daya jamur tiram dengan membeli bibit siap tanam, adalah cara yang sederhana, mudah, dan tidak banyak membutuhkan modal, yang dimaksud bibit siap tanam adalah bibit sudah jadi, tinggal menanam atau tinggal menata di rak jamur di dalam rumah jamur (kumbung). harga bibit siap tanam ini berkisar antara Rp 2000 sampai Rp 2500 tergantung harga di daerah masing masing.

cara budi daya dengan membeli bibit siap tanam ada kelebihan dan kekuranganya.
kelebihan cara ini adalah sebagai berikut.

a. sederhana, mudah, tinggal melakukan pemeliharaan, seperti menyiram log, mengatur suhu dan kelembapan sampai panen dan dipasarkan.

b. efisien waktu dan tenaga, tidak menginokulasi bibit sendiri ke media tanam.

c. tidak perllu mempersiapkan bahan media (serbuk kayu, dedak dan lain-lain)

d. mudah menghitung untung ruginya

e. tidak membutuhkan peralatan seperti autoklaf atau dandang, skapel, plastik, dan lain-lain

f, serba instan

kekurangan budidaya dengan cara membeli bibit siap tanam adalah sepertiberikut ini.

a. harga bibit lebih mahal jika dibandingkan dengan membuat bibit sendiri.

b. kualitas secara proporsional lebih kecil.

2. Membeli bibit induk

yang dimaksud membeli bibit induk adalah bibit sebagai inokulan media tanam (biasanya disebut F3) dalam polybag. dalam hal ini petani membuat media tanam sendiri, kemudian diinokulasi bibit induk hasil  pembelian dari pengusaha bibit.
kelebihan cara budi daya dengan membeli bibit induk adalah seperti berikut ini,
bibit induk dalam botol (sumber dari internet)

a. secara proporsional, keuntungan didapat lebih besar. sebagai contoh misalkan 1 bibit induk harganya Rp 5000 - Rp 8000 (semisal) dapat mengokulasi 30 baglog. sehingga dalam 1 bag log nilainya antara Rp 165 - Rp 267 (belum dihitung harga bahan media)

b. menambah pengetahuan karena dengan mengokulasi sendiri menjadi bertambah pengalaman.

c. umur bibit kadaluarsa terpantau.

kekurangan membeli bibit siap induk adalah,

a. beban kerja menjadi bertambah
b. bila belum menguasai teknik media dan teknik inokulasi, resiko kegagalan tinggi.
c. harus memiliki peralatan seperti autoklaf/dandang/drum penetralisasi maupun perlengkapan untuk bahan media.

3. Pembibitan senditi
usaha budidaya jamur tiram yang diawali dengan proses pembibitan sendiri biasanya dilakukan bagi pengusaha jamur skala besar yang telah banyak pengalaman. karena pembibitan ini perlu dilakukan orang yang benar benar mengetahui, metode ilmiah maupun teknisnya serta berpengalaman menekuni budi daya jamur.

kelebihan budidaya melalui cara pembibitan sendiri akan mendapatkan keuntungan secara umum lebih besar (jika dilakukan dengan sekala lebih besar). keuntungan tersebut diperoleh dari penjualan bibit maupun dari hasil budi daya jamur tiram.

kekurangan melalui cara pembibitan sendiri adalah,
a. modal yang dibutuhkan sangat besar, termasuk luas lahan.
b. apabila mengalami kegagalan, kerugianya cukup besar.